Pertanyaan Umum

17 November 2008 | Belum ada komentar | dibaca : 728 kali | Print halaman ini | Email halaman ini ke teman | share on facebook  

Apa pengertian lasik?

LASIK singkatan dari Laser Assisted in-Situ Keratomileusis.
Lasik merupakan salah satu metode koreksi kelainan refraksi (rabun dekat, rabun jauh, silinder) yang paling popular di dunia dengan menggunakan laser tanpa rawat inap. Prosesnya bisa dilakukan sekaligus 2 mata pada saat yang bersamaan, biasanya mata kanan dulu, setelah selesai lalu berpindah ke mata kiri. Waktu yang diperlukan dalam prosedur lasik berkisar 10 menit per mata dan pasien tetap sadar selama tindakan lasik berlangsung

Persyaratan apa yang harus dipenuhi sebelum lasik?

  • Usia telah mencapai 18 tahun atau lebih.
  • Memliki kesehatan umum yang baik.
  • Mata dan kornea tidak terdapat kelaninan/penyakit (e.g. glaucoma, retina, dsb.)
  • Refraksi mata stabil sekurang-kurangnya 1 tahun terakhir.
  • Tidak sedang hamil atau menyusui.

Bagaimana tahapan prosedur lasik?

Tahapannya :

  • Diberikan obat tetes mata (anastesi lokal).
  • Membuat flap (lapisan atas bagian kornea) dengan menggunakan mikrokeratom.
  • Setelah flap tsb dibuka, excimer laser (sejenis laser dingin & aman) dipancarkan sekitar 20 detik per mata.
  • Lapisan atas kornea yang dibuka tadi, dikembalikan ke posisi semula untuk menutupi daerah yang telah dipancarkan laser tersebut.
  • Lapisan tersebut akan secara alami menyambung sendiri setelah beberapa menit tanpa perlu dijahit sama sekali, sehingga pasien lasik terbebas dari rasa nyeri yang berarti.

Apa yang dirasakan setelah tindakan lasik?

Begitu selesai tindakan, pasien lasik langsung bisa melihat tanpa perlu memakai kaca mata minus/plus lagi. Tapi dianjurkan untuk memakai kaca mata sunglasses untuk meminimalisir efek debu yang masuk ke mata dan meredam efek silau terhadap cahaya (biasanya dipakai antara 3-5 hari paska tindakan).
Setelah lasik, sebagian pasien bisa saja matanya merah, rasa tidak nyaman, kelilipan seperti berpasir dan sensitif terhadap cahaya. Gejala-gejala ini biasanya terasa selama 1 s/d 6 jam paska tindakan, dan akan mereda setelah 8 s/d 12 jam. Tingkat kesembuhan akan semakin membaik dari hari ke hari walaupun tingkat kestabilan lasik normalnya dalam kurun waktu 3 s/d 6 bulan paska tindakan lasik
Apa benefit dari tindakan lasik?
Bersifat permanen sehingga bisa terbebas dari ketergantungan kaca mata atau softlenses. Walaupun sifatnya permanen, habit/aktivitas yang tidak baik yang bisa mempengaruhi terhadap kesehatan mata tetap harus dihindari misalnya kebiasaan membaca sambil tidur, pemakaian komputer yang berlebihan, dsb.

Apa resiko lasik?

Sampai saat ini tidak ada laporan yang mengatakan bahwa gara-gara dilasik pasien mengalami kebutaan. Walaupun prosedur lasik adalah aman, yang namanya tindakan medis bisa saja terjadi komplikasi/efek samping yang tidak diharapkan.
Efek samping temporer yang bisa saja terjadi adalah silau di malam hari, sensitif akan cahaya atau seperti berpasir.
Efek samping lainnya :

  • Under/over correction (Under correction misalnya : awalnya -6 setelah lasik masih tersisa -1.25; sedangkan Over correction misalnya : awalnya -6 setelah lasik tersisa +0.5).
  • Penglihatan silau pada malam hari terutama pada saat membawa kendaraan (biasanya ini bersifat temporer dan bisa berangsur-angsur berkurang atau hilang dengan berjalannya waktu).
  • Mata kering setelah lasik (hal ini bisa diminimalisir dengan pemakaian obat tetes).

Mesin lasik & teknologi apa yang digunakan di i Care Lasik?

Mesin lasik yang digunakan di i Care Lasik adalah “Mel-80 Carl Zeiss” yang memiliki teknologi “Advanced Aspheric Lasik” (teknologi lasik yang pertama ada di Indonesia) sehingga bentuk alami kornea mata tetap dipertahankan setelah tindakan lasik, dampak positif bagi pasien adalah :

  • Meminimalkan efek silau (glare) setelah lasik terutama pada malam hari.
  • Jaringan kornea yang dilaser lebih tipis.
  • Mengurangi tingkat aberasi pada kornea.
  • Memberikan ketajaman penglihatan serta kenyamanan yang sempurna.

Beberapa keunggulan lainnya dari mesin Mel-80 dari Carl Zeiss :

  • Mesin lasik Mel-80 Carl Zeiss adalah buatan Jerman (Jerman terkenal unggul dalam hal teknologi, bahkan kamera Sony dan HP Nokia pun menggunakan optik dari Carl Zeiss, padahal Jepang terkenal dengan standar kualitas yang sangat tinggi sebelum memilih merk/produk apa yang akan dipakai).
  • Mesin lasik yang berkecepatan sangat tinggi 250 hertz.
  • Memiliki eye-tracker (berfungsi untuk melacak gerakan mata) yang berkecepatan 250 hertz juga (sinkron dengan kecepatan mesin lasiknya).
  • Memiliki Gaussian beam 0.70 mm, yaitu jenis laser yang paling kecil sehingga permukaan mata yang dilaser akan lebih halus dan lebih cepat sembuh. Sedangkan Gaussian beam pada mesin lasik lainnya berkisar 1 s/d 4 mm sehingga permukaan mata yang dilaser akan lebih kasar.
  • Memiliki Iris recognition yang bisa mencegah resiko terjadinya kesalahan dalam pengenalan kornea mata serta mencegah adanya siklotorsi karena perbedaan data saat diagnostic (duduk) dan terapi (berbaring).

Kembali ke atas

Apa keunggulan dari Amodeus II dibandingkan Intralase

Dengan alat canggih Amodeus II, teknologi pembuatan lapisan kornea (flap) akan sangat tipis dengan tingkat akurasi yang tinggi, dan terbukti mempercepat proses penyembuhan. Keunggulan yang tercermin dari mesin ini adalah :

  • Berdasarkan data dari majalah “EyeWorld Asia Pacific” edisi Juni 2006, dengan penulisnya Dr. Chu dari Santa Ana, California, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil riset, lebih dari 90% pasien paska lasik setelah 3 bulan mencapai tajam penglihatan 20/20 (normal) dengan tindakan lasik yang memakai Amadues II, sedangkan pasien yang tindakan lasiknya memakai intralase hanya 80% saja yang mencapai tajam penglihatan 20/20 setelah 3 bulan paska lasik.
  • Tindakan lasik dengan Amadeus II, tidak perlu menunggu waktu antara 10-20 menit lagi untuk menjalani prosedur lasiknya karena prosesnya bisa langsung dilakukan tanpa menunggu lagi. Tidak seperti halnya dengan tindakan lasik yang menggunakan intralase perlu menunggu waktu antara 10-20 menit.

Apakah peralatan medis/mesin untuk lasik juga mati?

Jika listrik mati, proses lasik akan tetap berjalan karena ada alat UPS yang bisa menyimpan listrik dalam priode tertentu sampai dengan tindakan lasik selesai (bisa menyimpan listrik dengan lama waktu 5 jam (utk standby), dan 2 jam (utk waktu pakai).

Kembali ke atas

Komentar/Saran/Kritik/Pertanyaan Anda...

Halaman ini tidak ada fasilitas komentar, saran, kritik ataupun pertanyaan. Silakan di konsultasi online atau sesuai topik/artikel.

Switch to our mobile site